tus

Bunga Duka CitaBunga Papan UcapanBunga Standing

Bunga Meja MawarBunga Meja TulipBunga Meja Lili

Parsel BuahBunga Meja EleganceBoneka dan Buah
0

Sabtu, 30 Maret 2013

Prospek Usaha Florist Di Jakarta

Kelebihan dan Kekurangan Usaha Florist

Seiring dengan meningkatnya gerakan kewirausahaan, banyak pebisnis pemula yang berusaha untuk menemukan peluang mereka dalam berbagai jenis usaha. Untuk anda yang juga sedang memikirkan rencana bisnis dan wirausaha, usaha florist di Jakarta atau toko bunga adalah salah satu yang cukup menarik dan memiliki prospek bisnis yang cukup tinggi mengingat kelebihan dan kekurangannya. 

Kelebihan  usaha florist

Dalam bisnis ini, profit yang dihasilkan akan sangat bagus jika sudah mencapai taraf profesional. Bayangkan saja, untuk sebuah karangan bunga, harga yang harus klien kita bayar bisa mencapai jutaan rupiah sementara modal yang digunakan untuk membuatnya hanya sekitar 30% dari harga tersebut. Jika usaha kita sudah cukup stabil, dalam artian kita telah berhasil memiliki cukup banyak klien tetap, dapat dipastikan bahwa profit tiap bulan yang akan masuk ke rekening kita jumlahnya tidaklah sedikit. Terlebih lagi, target market bisnis florist menguntungkan ini pada umumnya adalah masyarakat dari kalangan menengah keatas, perusahaan, korporasi, dan lembaga lainnya yang lebih mementingkan kualitas daripada harga. Sehingga bila produk kita memiliki kualitas terbaik, mereka pasti akan datang meskipun harga yang kita patok sedikit diatas rata rata.

Kekurangan usaha florist

Selain kelebihan, usaha florist juga memiliki kekurangan, namun sesungguhnya semua kekurangan tersebut bukanlah hal yang perlu ditakuti jika kita selalu kreatif dan reaktif dalam berpikir. Pertama, dapat dikatakan bahwa bisnis ini merupakan bisnis yang dinamis dan fluktuatif, karena bisnis ini cenderung berkembang mengikuti trend, sehingga  para pelakunya harus selalu sigap dalam mengatasi perubahan perubahan yang mungkin saja terjadi. Bisnis ini juga sangat mengandalkan skill dalam merangakai bunga yang harus selalu dikembangkan untuk mendapatkan inovasi dan bentuk baru, sehingga para pelanggan tidak akan bosan. Yang kedua, transaksi yang terjadi dalam bisnis ini sangatlah tidak menentu, karena bisnis ini sangat bergantung pada ada atau tidaknya acara yang memerlukan kehadiran bunga didalamnya. Terlebih lagi, di Indonesia menghadirkan karangan bunga bukanlah sebuah budaya yang wajib untuk dilaksanakan, namun lebih kepada sebuah budaya asing yang masuk dan mulai populer. Jika anda memiliki manajemen keuangan yang buruk, hal ini bisa menjadi salah satu penyebab anda gulung tikar, namun sebaliknya jika manajemen keuangan anda bagus, kesuksesan akan ada didepan mata, karena diprediksi budaya mengirim karangan bunga akan semakin populer kedepannya.
Updated : 18.33

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.